Kembali ke Kampung
Aku masih ingat rasa gelisah yang menyelimuti diriku saat pengumuman penempatan. Semua rekan srikandi kembali ke tempat asalnya kecuali 1 orang tapi masih di Pulau Jawa. Rasanya sedih karena setelah itu kami semua langsung dijemput oleh satuan masing-masing, tak terkecuali Mas.
Tidak pernah terbayang bahwa Mas akan masuk batalyon. Tapi, life must go on.. Semua mengalir begitu saja dan kita harus bisa menjalani kehidupan karir di tempat masing-masing.
Di satu sisi, aku bersyukur bisa kembali ke kampungku, Cimahi. Bisa merasakan sejuknya udara dan segarnya air yang tak bisa kutemukan di Ibu Kota Jakarta. Namun, ada kalanya aku merasa sepi. Peralihan situasi dari yang tadinya aku setiap hari selalu bertemu rekan-rekan, sekarang.. Aku hanya sendirian.
Ada kalanya aku merasa ingin hidup untuk orang lain. Rasanya hidup sendiri sudah mentok sampai disini. Aku sudah merasa cukup dan tidak tahu mau mencari apalagi untuk kepuasan diri sendiri. Menunggu kesiapan pun rasanya tidak pernah 100% siap.
Seringkali aku merindukan masa saat bisa jalan-jalan bareng. Andaikan Mas disini, aku ingin menyampaikan.. Andaikan Mas bisa merasakan apa yang kurasakan. Sekarang aku cuma bisa mendoakan dari jauh, semoga Mas sehat selalu dan niat kita dimudahkan.
Komentar
Posting Komentar