Menanti
Tidak terasa sudah setahun berlalu sejak aku bertemu Bram terakhir kali di Cilodong. Waktu itu dia sedang persiapan berangkat Satgas ke Papua. Ternyata waktu satu tahun itu terlalui juga. Bukan waktu yang sebentar, tetapi ada banyak hal yang berubah dalam diriku sendiri. Selama setahun dia bertugas, aku mengalami banyak fase dalam hidup. Fase pertama saat aku harus menerima kenyataan bahwa kami harus berjauhan. Entah itu pertanda apa, tetapi aku berprasangka baik bahwa Allah menjauhkan dari hal-hal yang tidak baik dan Allah ingin aku memiliki waktu untuk menyelesaikan tanggung jawabku dulu, yaitu internsip dokter. Fase kedua adalah saat menjalani internsip. Meskipun kami berjauhan, dia selalu ingat dengan mengirimkan kado, makanan, dan barang yang dibutuhkan untuk mendukung hari-hariku. Kadang aku tidak menyangka karena tidak ada telepon masuk saat aku ulang tahun. Aku pikir dia sibuk dan sudah lupa. Eh, tiba-tiba dia minta aku keluar untuk ambil makanan dari Gofood. Aku bah...